Langsung ke konten utama

Narsis.

Sumber: galeri foto hape
 Kali ini gue akan membahas tentang Narsis. Tau narsis gak? Bukan yang sering kita makan tiap hari itu lho. Menurut berbagai sumber yang telah gue dapat, Narsis itu adalah sejenis bunga. Iya, Narsis itu nama bunga. Kalo gak percaya coba search di google "Narsis". Tapi, gue gak akan bahas tentang Bunga Narsis ini. Kenapa? Awalnya gue emang gak mau bahas bunga ini, dan gue juga bukan ahli bunga-bungaan. Jadi yang gue bahas adalah Narsisme. Kalo lo search di google tentang Narsisme, pasti yang muncul pertama adalah penampakan Wikipedia.

Wikipedia menjelaskan bahwa Narsisisme atau Narsisme adalah perasaan cinta terhadap diri sendiri yang berlebihan. Orang yang mengalami gejala ini disebut Narsisis (narcissist). Istilah ini pertama kali digunakan dalam psikologi oleh Sigmund Freud dengan mengambil dari tokoh dalam mitos Yunani, yang dikutuk sehingga ia mencintai bayangannya sendiri di kolam. Tanpa sengaja ia menjulurkan tangannya, sehingga ia tenggelam dan tumbuh bunga yang sampai sekarang disebut Bunga Narsis.
(Tuh, kan, gue bener, ada yang namanya Bunga Narsis :p)
>> Ciri-ciri makhluk Narsis (menurut Prof. Dr. Fransiska Olivia M.Psi, M.Si. MCd. )
1. Selalu memperhatikan penampilan dari ujung ketiak sampe ujung kuku kaki.
2. Menganggap diri paling sempurna. Padahal kesempurnaan hanya milik Tuhan Yang Maha Esa
3. Karena terlalu mencintai diri sendiri, sehingga tidak mementingkan orang lain. Misalnya: lo lagi mandi untuk perawatan tubuh di sebuah spa. Tiba-tiba ada pegawai spa yang mendadak kejang-kejang. Dan lo cuek bebek gak mau bantuin. 

Jaman sekarang gue banyak banget menemukan makhluk makhluk yang terserang penyakit ini. Ya, yang simple aja sih, contohnya gue. (Lha?-,-) Semenjak sekolah memasan cermin sepanjang 115cm x 35cm itu, gue jadi sering bergentayangan ke sana. Yap, gue seneng banget ngaca-ngaca gak jelas. Gue takut kalau-kalau ada bagian wajah gue yang hilang akibat stress belajar. Tapi, itu beneran loh. Gue pernah ngerasa susah bernafas. Dan gue pun dengan segera memastikan kalau hidung gue tersayang ini gak lari kemana-mana.
Eitts, contoh dari makhluk-makhluk yang terserang penyakit ini bukan cuma gue aja loh. Ada temen gue di fb, tiap jam foto profilnya ganti mulu. Oke, gue tau, dia cantik. Gue juga tau, kalau dia ingin menyampaikan ke dunia bahwa "Ini lho, gue lebih cantik dari Siska" '-' tapi, itu membuat orang-orang yang ngeliat jadi jengkel (kecuali orang-orang yang emang dasarnya suka sama dia). 
Beralih ke contoh dimana para pasien penyakit Narsisme mulai merambah dunia kamar mandi. Suatu hari kemarin, gue dateng ke bioskop. Setelah film yang gue tonton selesai, gue menuju kamar mandi karena gue pengen liat muka gue masih sama atau udah berubah. Dan saat di kamar mandi.... belasan manusia-manusia bersalah mengeluarkan gadget mereka dan memotret cermin di kamar mandi tersebut.  Gue gak ngerti, apa mereka berencana masang cermin kayak gitu juga, atau mereka mau foto diri mereka sendiri sambil memamerkan gadget mereka. Selanjutnya, mungkin mereka akan meng-upload foto-foto itu di socmed dan mengatakan kepada dunia bahwa, "Liat nih, gue di kamar mandi! Sumpah, kamar mandinya kece bangett.. Ada cerminnya, ada wc-nya, ada...."  nggg... Dan setelah itu, gue cepat-cepat pergi dari kamar mandi itu.


Sebenarnya gue gak narsis-narsis amat sih. Liat aja twitter dan fesbuk gue, fotonya adalah sesosok makhluk tak berdosa yang hanya ingin dicintai. Jadi, gue berpesan kepada handai taulanku. Narsis itu tidak dilarang. Namun, narsislah pada jangka waktu tertentu. Karena, narsis yang berlebihan dapat menyebabkan  pusing, mual-mual, bahkan iritasi pada kamera Anda. INGAT! Narsis itu boleh-boleh aja, gue gak larang! Beneran deh  (<< yang ini sih, kalo lo suka foto-foto gituuh)
Tapi kalo narsisnya kayak lo suka ngucapin "I love You" ke diri lo sendiri, itu mah gak masalah. Itu malah menunjukan kalo lo lagi gak punya pasangan :v


Gue juga sempat berpikir, orang yang nulis di bio twitter tentang nama pacar mereka, itu juga terserang penyakit Narsis. Tapi, gue menghapus pikiran itu. Karena gue sadar, gue cuma "iri" karena mereka punya pacar, sedangkan gue enggak T_T gue jomblooo....tapi tetep kece :p
Oke, demikian postingan hari ini, akan ditutup dengan kalimat "Proud To Be Jomblo"

Siska Olie

Komentar

  1. True banget !! .__.
    Dan banyak juga yang foto di tempat ganti baju butik. Kenapa aku tau? Ada yang mengupload fotonya di tempat ganti baju butik lagi make baju yg belum di bayar, dengan label harga yang masih menempel manis di bagian kerah baju tersebut :)

    BalasHapus
  2. Balasan
    1. Sebenernya, Pirebi itu cuma sebatang pensil yang selalu menemaniku tiap hari :$

      Hapus

Posting Komentar

terima kasih sudah berkomentar untuk mengembangkan blog ini menjadi lebih baik. let's be mutual! :)

Postingan Favorit

Setelah Mendongeng Pkn-_- (Part 2)

Gue minta duit maaf, soalnya gue gak nge-post pas di hari senin postingan kemarin-__- Setelah postingan yang terakhir itu, besoknya emang presentasi. Tapi ada urutan tersendirinya. Kelompok gue dapet urutan ke-empat. Lumayanlah. Karena, saat itu, banyaaaakkk banget kejadian yang gak terduga.  1. Dayu gak bawa laptop. Padahal di laptopnya dia, ada lagu latar yang udah kita siapin. Alhasil semua anggota marah sama dia. Untungnya, dia bawa flashdisk :) 2. Ternyata oh ternyata, flashdisk-nya Mamih Dayu ini kena virus! Jadi mau flashdisk ini dimasukin ke laptop manapun, hasilnya  tetep NIHIL. 3. Salah satu wayang kita HILANG. Gue cukup pasrah dengan kejadian flashdisk itu. Mungkin kelompok kita ditakdirkan untuk tidak memakai suara latar. Gue pun itung lagi semua wayangnya. Ternyata oh ternyata lagi, wayang kita menghilang satu. Dan itu adalah wayang si Pak Radjiman Wedyodiningrat.

Aku Akan Di Belakangmu Meski Tak Selamanya~

 Mataku terbelalak kaget dengan perasaan senang mendapati selebaran daftar lomba bahasa indonesia yang terpajang di mading sekolah. Keren ! Coba kalau aku bisa ikut..  "Mau ikut? Ikut aja kali, Fir. Kalau kusaranin nih yaa.. Mending ikut lomba baca puisi aja. Kamu kan bagus kalo baca puisi, siapa tau bisa menang..," saran Rima yang ada di sampingku.   "Emang kamu ikut?" hmm... Pertanyaan yang aku sudah tau jawabannya.  " Ikutlah... Tapi, aku pinjem puisimu ya... Nanti aku bacain pengarangnya deh.. Karya : Fira Putria... Hahahah..." aku tertawa mendengar cara bicaranya.  "Aku ikut kalau Vino ikut.." kataku akhirnya. Vino, orang yang sudah mengambil separuh hatiku selama 3 bulan.  "Yaah... Terserah deh... Kalau di pikir-pikir, emang dia bisa apa?" tanya Mira dengan nada merendahkan, lalu pergi ke kelas. 

Menjadi Sahabat yang Baik

Jadi apa yang muncul di pikiran lo saat mendengar kata 'sahabat' ?  Orang yang paling paling paliiingg deket sama lo?  Orang yang lebih dari sekedar teman? Atau, orang yang kalau dia pergi, lo berasa kehilangan salah satu organ terpenting lo? '-' Gue akan berhenti menerka-nerka. Karena gue tahu, pandangan tiap orang itu beda-beda. Jadi definisikan itu sendiri :3 Kalo menurut gue, sahabat itu: temen yang lebih dari sekedar temen biasa, berawal dari gak kenal > kenal > saling curhat > ejek-ejekan > saling lempar-lemparan upil :3 Eitts, tapi, apa menurut lo, orang yang lo anggap sahabat, juga menganggap lo sahabat? Oke, gue ganti pertanyaan. Apakah lo merasa, lo udah menjadi yang terbaik baginya? Manusia itu gak ada yang sempurna, gak perlu jadi sempurna untuk orang lain. Lo cuma perlu jadi yang terbaik sebisa lo. Jadi, bagaimana cara menjadi sahabat yang terbaik baginya?