Langsung ke konten utama

Menjadi Sahabat yang Baik

Jadi apa yang muncul di pikiran lo saat mendengar kata 'sahabat' ? 
Orang yang paling paling paliiingg deket sama lo? 
Orang yang lebih dari sekedar teman?
Atau, orang yang kalau dia pergi, lo berasa kehilangan salah satu organ terpenting lo? '-'
Gue akan berhenti menerka-nerka. Karena gue tahu, pandangan tiap orang itu beda-beda. Jadi definisikan itu sendiri :3
Kalo menurut gue, sahabat itu: temen yang lebih dari sekedar temen biasa, berawal dari gak kenal > kenal > saling curhat > ejek-ejekan > saling lempar-lemparan upil :3
Eitts, tapi, apa menurut lo, orang yang lo anggap sahabat, juga menganggap lo sahabat? Oke, gue ganti pertanyaan. Apakah lo merasa, lo udah menjadi yang terbaik baginya? Manusia itu gak ada yang sempurna, gak perlu jadi sempurna untuk orang lain. Lo cuma perlu jadi yang terbaik sebisa lo.
Jadi, bagaimana cara menjadi sahabat yang terbaik baginya?

 


1. Jangan Lupa Ucapkan "4 Magic Words"
"SORRY, gue ngaret."
"THANKS ya, permennya!"
"TOLONG gue angkat kursi dong..."
"PERMISI, gue mau lewat..."
Pernah diajarin keempat kata itu sama ortu? Simple sih, tapi itu penting lho. Apalagi kata 'Sorry'. Kalau masalah kecil, gapapa sih, bilang 'sorry'. Tapi inget lho, gak semua masalah bisa selesai dengan kata 'sorry'. Belajar buat bilang 'maaf' sesuai situasi :)
4 kata-kata simple itu kemungkinan besar akan membuatnya dihargai. Selain itu, lo akan terbiasa menggunakan kata-kata itu. Lagipula, itu semua bukan kata-kata kotor kan? '-'

2. Berceritalah Secukupnya 

Lo tipe orang yang suka bercerita? Mungkin lo harus lebih berhati-hati saat menceritakan apa yang lo alami pada sahabat. Misalkan kamu punya pacar, sedangkan si sahabat udah lamaaa nge-jomblo. Nah, lo gak perlu tiap saat cerita tentang pacar lo. Bisa-bisa dia jadi kesal dan lama-lama malas, buat mendengarkan cerita lo. 
Jadi, sebaiknya, lo harus pintar-pintar memilih topik pembicaraan. Jangan monoton:)



3. Sahabat Juga Bisa Cemburu
Kembali lagi ke contoh di poin kedua. Lo punya pacar, sedangkan sahabat gak punya. Ini memang sulit, di saat lo harus membagi waktu antara keduanya. Tapi yang harus lo inget, pacar itu sementara. Sementara sahabat (yang bener-bener sahabat) akan terus mendampingi lo, entah berapa lama dia akan bertahan. 
Beralih ke contoh yang lain. Kalau lo punya sahabat lebih dari 1, ada kemungkinan besar sahabat lo akan cemburu, kalau lo lebih banyak punya waktu dengan sahabat lo yang lain. 
Jadi, sebaiknya, lo harus memberikan pengertian terlebih dahulu sama sahabat, biar gak terjadi salah paham. Lo juga harus pintar-pintar untuk membagi waktu. Jangan sampai relasi lo terhadap orang-orang di sekitar lo jadi rusak, cuma karena lo yang gak bisa membagi waktu. 

 4. Jangan Terlalu Sensitif ya:)

Nah, sekarang kalau keadaannya berbalik. Lo gak punya pacar, sedangkan sahabat punya. Lo pasti pernah ngerasa kesal, saat si sahabat lebih memilih pacarnya daripada lo. Gak gampang lho, membagi waktu. Cobalah untuk memahami dan mengerti kondisinya. Kalau memang si sahabat udah jarang ngumpul bareng lo., mungkin lo harus membuat sesuatu yang baru, biar suasana gak membosankan. Misalkan, tiap malam minggu, kalian ngumpul di sebuah rumah, atau kalau si sahabat udah punya planning jalan bareng pacar, coba ganti waktu. Seperti pulang sekolah. Nah, di saat kalian bersama itulah, lo harus mencoba sesuatu yang baru. Misalnya, kalian saling jujur-jujuran membuka aib. Atau memainkan permainan masa kecil dulu, seperti congklak atau monopoli.


Mungkin segitu aja, segelintir tips dar gue. Gue pribadi sih, belum jadi sahabat yang baik. Gue masih belum bisa ngatur waktu buat pacar dan buat sahabat. Sekarang gue juga belajar menjadi sahabat yang baik, selagi bisa:)
Buat yang punya pacar nih, katanya, pacar yang baik itu sahabat yang baik loh. Jadi, kalau mau menjadi pacar yang baik, jadilah sahabat yang benar-benar ada dan mau menerima apa adanya si dia :)

Siska Oli :3

Komentar

  1. Setuju banget. yang penting saling mengerti dan menghargai perasaan satu sama lain, jadi persahabatannya pasti bakalan awet :))
    Salam kenal yaa. http://asmaismi.com/

    BalasHapus
  2. "gak kenal > kenal > saling curhat > ejek-ejekan > saling lempar-lemparan upil" haha -__- bagus bagus, nice post :))

    Kunjungi blogku jg ya --> http://fandhyachmadromadhon.blogspot.com/

    BalasHapus

Posting Komentar

terima kasih sudah berkomentar untuk mengembangkan blog ini menjadi lebih baik. let's be mutual! :)

Postingan Favorit

Setelah Mendongeng Pkn-_- (Part 2)

Gue minta duit maaf, soalnya gue gak nge-post pas di hari senin postingan kemarin-__- Setelah postingan yang terakhir itu, besoknya emang presentasi. Tapi ada urutan tersendirinya. Kelompok gue dapet urutan ke-empat. Lumayanlah. Karena, saat itu, banyaaaakkk banget kejadian yang gak terduga.  1. Dayu gak bawa laptop. Padahal di laptopnya dia, ada lagu latar yang udah kita siapin. Alhasil semua anggota marah sama dia. Untungnya, dia bawa flashdisk :) 2. Ternyata oh ternyata, flashdisk-nya Mamih Dayu ini kena virus! Jadi mau flashdisk ini dimasukin ke laptop manapun, hasilnya  tetep NIHIL. 3. Salah satu wayang kita HILANG. Gue cukup pasrah dengan kejadian flashdisk itu. Mungkin kelompok kita ditakdirkan untuk tidak memakai suara latar. Gue pun itung lagi semua wayangnya. Ternyata oh ternyata lagi, wayang kita menghilang satu. Dan itu adalah wayang si Pak Radjiman Wedyodiningrat.

Aku Akan Di Belakangmu Meski Tak Selamanya~

 Mataku terbelalak kaget dengan perasaan senang mendapati selebaran daftar lomba bahasa indonesia yang terpajang di mading sekolah. Keren ! Coba kalau aku bisa ikut..  "Mau ikut? Ikut aja kali, Fir. Kalau kusaranin nih yaa.. Mending ikut lomba baca puisi aja. Kamu kan bagus kalo baca puisi, siapa tau bisa menang..," saran Rima yang ada di sampingku.   "Emang kamu ikut?" hmm... Pertanyaan yang aku sudah tau jawabannya.  " Ikutlah... Tapi, aku pinjem puisimu ya... Nanti aku bacain pengarangnya deh.. Karya : Fira Putria... Hahahah..." aku tertawa mendengar cara bicaranya.  "Aku ikut kalau Vino ikut.." kataku akhirnya. Vino, orang yang sudah mengambil separuh hatiku selama 3 bulan.  "Yaah... Terserah deh... Kalau di pikir-pikir, emang dia bisa apa?" tanya Mira dengan nada merendahkan, lalu pergi ke kelas.