Sudah sekian bulan gue meninggalkan blog kesayangan. Ini semua terjadi karena banyaknya tugas yang menumpuk di sekolahan. Entah kenapa gue sulit membagi waktu antara ngeblog, belajar, dan internetan. Terlebih lagi kesulitan yang menghampiri gue untuk menggapai sang gebetan. Ah, sudahlah, lupakan. Terimakasih kalian, wahai handai taulan. Terutama yang sudah cukup setia menunggu kelahiran si postingan. Sudahlah, ini cuma basa basi dari gue yang bisa gue sampaikan.
Boom! Nggak kerasa udah akhir tahun 2014. Sudah berapa keputus-asaan yang kalian temui tahun ini? Sudah berapa kali terpuruk dalam kegagalan? Sudah acap kali terucap kata "terimakasih Tuhan, untuk hari ini" ? Masihkah teringat di benak kalian, bagaimana kalian menyakiti hati orang sekitar? Entah itu ibu, ayah, saudara, teman, atau mungkin mantan. Sudahkah terucap maaf dari mulut kalian untuk mereka?
Beberapa pertanyaan sederhana di atas, mungkin membuat kita semua bisa lebih introspeksi diri di penghujung tahun ini. Karena ini pertama kalinya gue buat postingan tentang akhir tahun, gue bakal buat ini sedikit serius. Cuma sedikit. Soalnya gue bukan pribadi yang suka serius.
12 bulan dalam kenangan. Gue masih ingat hari-hari penting gue (tapi menurut Mama nggak penting) dari bulan Januari sampai Desember. Boleh kan gue berbagi? Hehe.
Here we go.
1. Februari - Juli
Bulan-bulan di mana gue berusaha keras untuk menaikkan kembali ranking gue yang jeblok. Bukan cuma itu, gue juga berusaha keras untuk mendapatkan apa yang hati gue pengin. Gebetan.
Kalo kalian yang baca ini adalah temen deket gue, kalian pasti tau gimana perjuangan gue untuk dapetin gebetan. Mulai dari dateng jam 11 (waktu itu gue masuk siang, jam 1), rela naik turun tangga biar cuma bisa papasan sama doi, ngikutin ke mana doi pergi dengan harapan bisa naik tangga bareng, hingga akhirnyaaa gue ngungkapin perasaan gue pertengahan Juni. Sudah hal biasa bagi gue untuk ungkapin perasaan duluan ke cowok. Cuma bedanya, kali itu gue ngungkapin langsung ke dia. Hasilnya? Nggak tau fail apa nggak. Nggak jelas. Dan bulan Juli adalah bulan pengharapan gue.
Di sisi lain, gue bener-bener belajar buat naikin ranking. Nggak gampang untuk berjuang di kelas unggulan. Bertahan di kelas unggulan sama kayak duduk di kursi panas. Sekali aja nggak tahan, siap-siap aja pergi. Dan hasil kerja keras gue terlihat. Gue naik 10 ranking!
2. 29 September
Untuk pertama kalinya gue diikutin lomba sama sekolah di SMP ini. Pertama kali. Dan lomba ini, gue banget. Lomba blog. Temanya serius banget. Go green. Gue dengan kosa kata yang sebenernya-mencoba-untuk-terlihat-gaul, berusaha untuk lebih serius. Blog yang gue ikutin lomba itu bisa lihat di sini. Di tengah September, gue dapet kabar kalo lombanya dibatalin. Gue ngerasa kecewa dong pasti. Tapi seminggu kemudian, gue dikasi tau sama guru komputer gue, Pak Widi, untuk presentasi tentang isi blog gue ke SMKN 1 Denpasar besoknya.
Yang katanya dibatalin, malah nggak jadi. Syukur. Tapi malah disuruh presentasi mendadak. Kambing. Gue sama sekali nggak mempersiapkan apapun. Karena gue emang orang yang ngerjain sesuatu last minute, tapi tetep santai. Alhasil, tanggal 29 September, saat gue presentasi itu, gue cuma spontanitas aja. Setelah mendapat masukan dan kritikan, kami para peserta tinggal istirahat dan menunggu hasil pengumuman. Dan hasilnyaaa.....
3. 4 November & 10 November
Ada yang tau bulan Juli lalu Faber-Castell ngadain lomba nulis cerpen dengan tema "Best Adventure"? Mungkin banyak yang tau.
Ada yang tau tanggal 4 November waktu itu, gue panik setengah mati nyari kartu pelajar SD? Mungkin nggak ada yang tau dan peduli.
2 hal tersebut saling berkaitan untuk terjadinya peristiwa 10 November bagi gue. Gue yang jadi juara 1 buat kategori A, umur 15-20th. Pengumumannya ternyata udah diumumin di fanspage Faber-Castell akhir Oktober. Dan gue baru tau ternyata banyak missed calls yang masuk saat itu, adalah dari pihak Faber-Castell. Gue baru jawab pas malam setelah gue nangis ngejer nyari kartu pelajar. ((Soalnya guru bilang kalo kartu pelajarnya nggak ada, nggak bisa dilengkapi data buat lulus.))
Ditelfon, orang Faber-Castell langsung ngasi selamat gitu, yakali gue inget gue pernah ikut lomba. Lombanya aja udah lama banget. Berasa impossible banget gue menang. Tapi kenyataannya, gue menang. Puji Tuhan bangett!
Tanggal 10 November, pihak Faber-Castell juga dateng ke sekolah gue buat ngasi simbolik hadiah. Sekalian diwawancara sama wartawan koran. Asoyy:))
4. Oktober-November
Lomba PKTP. Sekolah gue dapet bagian lagi untuk berpartisipasi dalam lomba ini. Lomba tentang kanker gitu lah. Lebih jelasnya, googling aja yea:).
Gue sering nyinggung tentang Tim TOGA di blog ini. Dan tahun ini, Tim TOGA punya 20 anggota resmi. Gue nggak perlu sebutin satu-satu kan? Demi mempersingkat waktu.
TOGA, tempat yang menurut gue jauh lebih asik daripada kelas sendiri. Di TOGA gue bisa lebih mengenal banyak karakter orang. Gue juga bisa membangun hubungan deket dengan orang yang dulunya cuma sebatas tau. Kami juga tau arti pentingnya kebersamaan. Meski sampai kaki kotor dan badan bau karena keringat, sampai badan pegal hampir remuk karena beratnya mengangkat pot dari sana ke sini, kami tetap mengandalkan rasa humor kami untuk menghapus semua itu. Apalagi dengan pikiran "nanti dapet komsumsi gratis coyy!", kami bisa jadi semangat kembali.
Bosen, capek, sampai jarang di kelas dan hampir selalu ketinggalan pelajaran, sempat membuat kami down banget. Apalagi gue, yang bener-bener butuh mood kalo lagi belajar. Tapi kalo mengingat kembali kenangan yang pernah kami buat, rasanya emang nggak bakal pernah tergantikan!
Kalian pasti banyak punya kenangan yang terbaik di tahun ini kan? Entah itu yang bikin kita bisa lebih tersenyum lebar, maupun hal yang bikin kita bener-bener terpuruk dan susah buat membalikkan keadaan. Tapi bukankah sebuah masalah adalah jalan utama menuju kebijakan? Bukankah sebuah masalah adalah kesempatan agar kita bisa menjadi dewasa? Berterimakasihlah kepada masalah, yang diam-diam menjadi guru terbaik untuk mendewasakanmu.
Bersyukurlah atas tiap hari yang telah diberikan Tuhan.
Bukan karena hari ini indah, maka kita tersenyum. Namun karena kita tersenyum maka hari ini indah.
Bukan karena hal menjadi mudah maka kita yakin bisa. Namun karena kita yakin bisa, maka setiap hal yang ada menjadi mudah.
Sudah 2015, masa mau begini-begini aja? Buat perubahan! Perubahan adalah di mana waktu berubah, harus juga ada niat dalam diri kita untuk berubah. Jika resolusi di tahun 2014 belum tercapai, buat menjadi nyata di tahun 2015 ini.
Segalanya pasti berubah, entah ke arah yang buruk ataupun baik, diri kita sendiri yang mengarahkan ke mana tujuannya. Jadi, sudah siap untuk berubah?:))
Happy New Year! :)
ditulis pada 23.44 WITA dengan segenap ketulusan dan kecepatan mengetik semaksimal mungkin.
Boom! Nggak kerasa udah akhir tahun 2014. Sudah berapa keputus-asaan yang kalian temui tahun ini? Sudah berapa kali terpuruk dalam kegagalan? Sudah acap kali terucap kata "terimakasih Tuhan, untuk hari ini" ? Masihkah teringat di benak kalian, bagaimana kalian menyakiti hati orang sekitar? Entah itu ibu, ayah, saudara, teman, atau mungkin mantan. Sudahkah terucap maaf dari mulut kalian untuk mereka?
Beberapa pertanyaan sederhana di atas, mungkin membuat kita semua bisa lebih introspeksi diri di penghujung tahun ini. Karena ini pertama kalinya gue buat postingan tentang akhir tahun, gue bakal buat ini sedikit serius. Cuma sedikit. Soalnya gue bukan pribadi yang suka serius.
12 bulan dalam kenangan. Gue masih ingat hari-hari penting gue (tapi menurut Mama nggak penting) dari bulan Januari sampai Desember. Boleh kan gue berbagi? Hehe.
Here we go.
1. Februari - Juli
Bulan-bulan di mana gue berusaha keras untuk menaikkan kembali ranking gue yang jeblok. Bukan cuma itu, gue juga berusaha keras untuk mendapatkan apa yang hati gue pengin. Gebetan.
Kalo kalian yang baca ini adalah temen deket gue, kalian pasti tau gimana perjuangan gue untuk dapetin gebetan. Mulai dari dateng jam 11 (waktu itu gue masuk siang, jam 1), rela naik turun tangga biar cuma bisa papasan sama doi, ngikutin ke mana doi pergi dengan harapan bisa naik tangga bareng, hingga akhirnyaaa gue ngungkapin perasaan gue pertengahan Juni. Sudah hal biasa bagi gue untuk ungkapin perasaan duluan ke cowok. Cuma bedanya, kali itu gue ngungkapin langsung ke dia. Hasilnya? Nggak tau fail apa nggak. Nggak jelas. Dan bulan Juli adalah bulan pengharapan gue.
Di sisi lain, gue bener-bener belajar buat naikin ranking. Nggak gampang untuk berjuang di kelas unggulan. Bertahan di kelas unggulan sama kayak duduk di kursi panas. Sekali aja nggak tahan, siap-siap aja pergi. Dan hasil kerja keras gue terlihat. Gue naik 10 ranking!
2. 29 September
Untuk pertama kalinya gue diikutin lomba sama sekolah di SMP ini. Pertama kali. Dan lomba ini, gue banget. Lomba blog. Temanya serius banget. Go green. Gue dengan kosa kata yang sebenernya-mencoba-untuk-terlihat-gaul, berusaha untuk lebih serius. Blog yang gue ikutin lomba itu bisa lihat di sini. Di tengah September, gue dapet kabar kalo lombanya dibatalin. Gue ngerasa kecewa dong pasti. Tapi seminggu kemudian, gue dikasi tau sama guru komputer gue, Pak Widi, untuk presentasi tentang isi blog gue ke SMKN 1 Denpasar besoknya.
Yang katanya dibatalin, malah nggak jadi. Syukur. Tapi malah disuruh presentasi mendadak. Kambing. Gue sama sekali nggak mempersiapkan apapun. Karena gue emang orang yang ngerjain sesuatu last minute, tapi tetep santai. Alhasil, tanggal 29 September, saat gue presentasi itu, gue cuma spontanitas aja. Setelah mendapat masukan dan kritikan, kami para peserta tinggal istirahat dan menunggu hasil pengumuman. Dan hasilnyaaa.....
3. 4 November & 10 November
Ada yang tau bulan Juli lalu Faber-Castell ngadain lomba nulis cerpen dengan tema "Best Adventure"? Mungkin banyak yang tau.
Ada yang tau tanggal 4 November waktu itu, gue panik setengah mati nyari kartu pelajar SD? Mungkin nggak ada yang tau dan peduli.
2 hal tersebut saling berkaitan untuk terjadinya peristiwa 10 November bagi gue. Gue yang jadi juara 1 buat kategori A, umur 15-20th. Pengumumannya ternyata udah diumumin di fanspage Faber-Castell akhir Oktober. Dan gue baru tau ternyata banyak missed calls yang masuk saat itu, adalah dari pihak Faber-Castell. Gue baru jawab pas malam setelah gue nangis ngejer nyari kartu pelajar. ((Soalnya guru bilang kalo kartu pelajarnya nggak ada, nggak bisa dilengkapi data buat lulus.))
Ditelfon, orang Faber-Castell langsung ngasi selamat gitu, yakali gue inget gue pernah ikut lomba. Lombanya aja udah lama banget. Berasa impossible banget gue menang. Tapi kenyataannya, gue menang. Puji Tuhan bangett!
Tanggal 10 November, pihak Faber-Castell juga dateng ke sekolah gue buat ngasi simbolik hadiah. Sekalian diwawancara sama wartawan koran. Asoyy:))
![]() |
| Cie, muka mantan ketutupan. |
4. Oktober-November
Lomba PKTP. Sekolah gue dapet bagian lagi untuk berpartisipasi dalam lomba ini. Lomba tentang kanker gitu lah. Lebih jelasnya, googling aja yea:).
Gue sering nyinggung tentang Tim TOGA di blog ini. Dan tahun ini, Tim TOGA punya 20 anggota resmi. Gue nggak perlu sebutin satu-satu kan? Demi mempersingkat waktu.
TOGA, tempat yang menurut gue jauh lebih asik daripada kelas sendiri. Di TOGA gue bisa lebih mengenal banyak karakter orang. Gue juga bisa membangun hubungan deket dengan orang yang dulunya cuma sebatas tau. Kami juga tau arti pentingnya kebersamaan. Meski sampai kaki kotor dan badan bau karena keringat, sampai badan pegal hampir remuk karena beratnya mengangkat pot dari sana ke sini, kami tetap mengandalkan rasa humor kami untuk menghapus semua itu. Apalagi dengan pikiran "nanti dapet komsumsi gratis coyy!", kami bisa jadi semangat kembali.
Bosen, capek, sampai jarang di kelas dan hampir selalu ketinggalan pelajaran, sempat membuat kami down banget. Apalagi gue, yang bener-bener butuh mood kalo lagi belajar. Tapi kalo mengingat kembali kenangan yang pernah kami buat, rasanya emang nggak bakal pernah tergantikan!
Kalian pasti banyak punya kenangan yang terbaik di tahun ini kan? Entah itu yang bikin kita bisa lebih tersenyum lebar, maupun hal yang bikin kita bener-bener terpuruk dan susah buat membalikkan keadaan. Tapi bukankah sebuah masalah adalah jalan utama menuju kebijakan? Bukankah sebuah masalah adalah kesempatan agar kita bisa menjadi dewasa? Berterimakasihlah kepada masalah, yang diam-diam menjadi guru terbaik untuk mendewasakanmu.
Bersyukurlah atas tiap hari yang telah diberikan Tuhan.
Bukan karena hari ini indah, maka kita tersenyum. Namun karena kita tersenyum maka hari ini indah.
Bukan karena hal menjadi mudah maka kita yakin bisa. Namun karena kita yakin bisa, maka setiap hal yang ada menjadi mudah.
Sudah 2015, masa mau begini-begini aja? Buat perubahan! Perubahan adalah di mana waktu berubah, harus juga ada niat dalam diri kita untuk berubah. Jika resolusi di tahun 2014 belum tercapai, buat menjadi nyata di tahun 2015 ini.
Segalanya pasti berubah, entah ke arah yang buruk ataupun baik, diri kita sendiri yang mengarahkan ke mana tujuannya. Jadi, sudah siap untuk berubah?:))
Happy New Year! :)
ditulis pada 23.44 WITA dengan segenap ketulusan dan kecepatan mengetik semaksimal mungkin.
Siska Olie




Gila, menang Blog mulu kamu Sis. Aku jadi makin kagum Ama kamu :*
BalasHapusEh tapi itu kok, satu sekolah yang cewek rambutnya di kuncir dua gitu sih ?!
azizkerenbanget.blogspot.com
Hahaiii, makasihh:))
HapusItu kebanyakan sekolah SMP di Bali emang peraturannya kayak gituu, ceweknya harus dikepang 2 rapi.
Sis keren banget yang di TOGA itu dapet konsumsi emang asikk
BalasHapusAda yg sering nraktir jugaaa:D
HapusKeren.. apalagi yang di TOGA. Dapet konsumsi gratis walaupun capek
BalasHapusAku juga ikut itu yang faber castell tapi ga menang huhu~
BalasHapusTahun ini ada lagi kok, ayo ikut lagii:))
HapusWah, keren banget nih. Semoga tahun ini bisa tambah prestasi lagi :)
BalasHapusAminnn:D
Hapuswow! keren! masih muda udah ngehasilin duit dari blog :o
BalasHapusgue udah umur segini gak ngehasilin apapun dari blog hahaha :D
Haha:D ini juga awalnya cm iseng ngeblog, nggak kepikiran bakal diikutin lomba sama sekolah :D
HapusHahaa... Coba nge-blog.y tambah rajin...
BalasHapusTambah oke pasti...
Salam kenal, dari seorang Blogger Pekalongan...
Iya nih, masi susah banget buat konsisten. Apalagi bentar lagi mau ujian :D
HapusSalam kenal juga ya:)
wah keren, salut lihat pencapaiannya,(Y) :-)
BalasHapusTengkyuu:))
HapusAseekk nok siska 😄😄
BalasHapusAseekk nok Hardian :D
Hapusgue tau kok lu pas itu panik kartu pelajar lu ilang:p
BalasHapusTapi nggak bantu nyariin kannn :(
Hapus