Langsung ke konten utama

Yang Harus Tetap Dikenang #8



Setelah 3 minggu lalu gue bikin postingan tentang masa-masa kelas 7, kali ini gue bakal bikin cerita gue saat kelas 8.
Naik ke kelas 8, kelas gue tetap. Cuma orangnya aja yang berubah. Nggak terlalu banyak, ya sekitar 10 orang yang datang kalau nggak salah. Dan gue masuk siang. Kalo kata temen gue, kelas 8 sebenernya masa-masa belajar yang paling sulit. Karena kita mulai mempelajari pelajaran yang baru. Ternyata nggak sepenuhnya bener. Semua itu tergantung siapa guru yang mengajar. Seperempat guru-guru di kelas 8 berubah. Ada yang ngeselin, ada yang seru, dan ada yang kadang ngeselin kadang seru, tergantung jadwal dia coming moon.

Di kelas 8, gue duduk sebangku sama Dayou.

Kali ini udah nggak ada pengelompokan geng dalam deret bangku kayak kelas 7. Wkwk. Oya, di kelas 8 ini, gue punya temen baru. Namanya Giovanni. Ini orang tabah banget gue jailin, sabar dengerin cerita-cerita konyol gue, tegar banget gue fitnah padahal cuma bercanda. :') Hal yang paling gue inget dan gue benci dari dia, sewaktu UTS budi pekerti. Katanya, "pelajaran budi pekerti ada materi tentang jujur kan? Yaudah, jangan nanya." Dia memang orang kaku. Gue nggak suka. Tapi di sisi lain, sebagai teman curhat yang baik, dia juga sering ngasi gue kata-kata yang nusuk.
   "Sebelum memilih sesuatu, coba liat dirimu sendiri." :)
Maafkan muka saya :') Giovanni yang di kanan
Kelas 8, pertama kali gue jadi kakak kelas di SMP ini. Gue yang jadi OSIS, punya banyak kenalan adik kelas. Baik-baik semua. Ya, karena sifat dasar orang itu baik. Banyak yang suka curhat ke gue. Dan gue mau nggak mau juga ikutan curhat. Tapi selama nggak merugikan, ya nggak masalah sih. :)

Pasti udah pada bosen liat blog ini ngungkit-ngungkit soal Tim TOGA ya? Gue cerotain secara singkat ya, tim ini awalnya dibentuk saat kelas 8. Dengan tujuan karena adanya lomba PKTP. Untuk jelasnya liat aja di sini.
Dari yang berawal 5 orang, dan terus bertambah. :)
Tim TOGA 2013
Gue juga belajar banyak hal tentang kehidupan di sini. Di saat nilai gue jeblok gara-gara terlalu sering dispensasi, gue terus belajar di semester kedua.
Gue juga tau rasanya pengkhianatan. Gue tau rasanya di posisi yang benar, tapi orang-orang malah menempatkan gue di tempat yang salah. Gue tau caranya bersabar yang bener-bener sabar. Iya, ini baru pas kelas 8. Gue pasti bakal ngerasain yang lebih sakit sewaktu udah besar. Tapi bagi gue, saat itu gue bener-bener bikin gue capek. Gue ngerasa jenuh sama keadaan.
Sampai akhirnya gue bangkit lagi. Nggak apa-apa jatuh berkali-kali. Tapi lebih bagus, kalau bisa bangkit dari setiap kejatuhan itu. Gue mulai berpikir realistis. Ini kehidupan nyata. Bukan cerita yang sering ada di mimpi dan bisa gue atur sendiri (ya, gue bisa lucid dreaming). Kalo gue kalah sama hidup gue sendiri, gue bisa jadi apa nantinya?
Kelas 8, masa-masa paling banyak rasa bagi gue. Mulai dari punya pacar yang nggak jelas arah tujuannya, maklum masih cinta monyet nggak jelas. Ada temen yang udah mulai berubah. Ada guru yang sempet nggak suka sama gue. Dan yang parah, gue mulai percaya yang namanya 'mantan sahabat'.
Ngomongin soal mantan sahabat, kalau dalam sisi objektif, bagi gue itu nggak ada. Karena, nggak ada sahabat yang nggak baik. Bukankah sahabat memang harus baik? Kalau sekarang dia jadi mantan sahabat, berarti dia dulunya bukan sahabat kita.
Tapi sisi subjektif gue bener-bener percaya itu ada. Karena masih ada sahabat yang ketauan nggak baik itu memang bukan dari awal. Ada.

Sebenarnya kita hidup untuk belajar. Nggak cuma pelajaran, belajar dari segala hal. Pasti ada yang bisa dijadikan pelajaran kok.

Komentar

  1. Waktu kelas 8, aku jugak punya banyak teman.. Rasanya kalok uda gede gini mengenang masa-masa sekolah bakalan jadi rinduuuu banget. :D

    BalasHapus
  2. kelas 8 SMP itu saat-saat dimana gue dapet banyak temen dan melepas masa cupu gue selama kelas 7. Bisa dibilang titik balik gue ada dikelas 8. karena waktu itu gue bisa belajar arti kata teman yang sesungguhnya. #cieeee... ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waduh melepas masa cupu nih. Berarti sekarang udah keren ya :D

      Hapus
    2. Waduh berarti sekarang udah kece dong :D

      Hapus
  3. Masa sekolah memang masa yang paling menyenangkan. Punya banyak temen, bisa berbagi bersamaa... hikss jadi kangen masa sekolahh

    BalasHapus
  4. Masa sekolah memang masa yang paling menyenangkan. Punya banyak temen, bisa berbagi bersamaa... hikss jadi kangen masa sekolahh

    BalasHapus
  5. Haha jadi inget pengalaman kelas 8 jadi anak ngetop karna baru pindah trus digebet sana-sini saa kakak kelas :D

    BalasHapus
  6. masa sekolah memang masa-masa yang menyenangkan dan saling berbagai sama teman-teman,, pokonya sangat menyenangkan sekali deh tak pernah saya lupakan. hehe
    http://apotekacemaxs.com

    BalasHapus

Posting Komentar

terima kasih sudah berkomentar untuk mengembangkan blog ini menjadi lebih baik. let's be mutual! :)

Postingan Favorit

Maret, Bulan Penuh Ujian

Selamat tanggal satu bulan ketiga, semuanya! Selamat ulang tahun bagi penyandang zodiak pisces dan aries! Hm. Kalo blogger yang lain memulai postingan pertama 2015 di bulan januari lalu, berbeda dengan gue, yang melahirkan postingan pertama di tahun kambing pada hari ini. Bukannya tanpa alasan hamba jadi jarang ngeblog. Namun apa mau dikata, hamba sedang diperbudak oleh soal-soal yang memang tak pernah berperikemanusiaan ini. Huv. Bentar lagi gue mau UN, jadi ya mau nggak mau harus berjuang biar rok biru ini bisa diganti dengan rok abu-abu!

Fenomena Doppelganger - Kembaran yang Misterius

  Apakah kita memiliki kembaran di dunia ini ? Apakah kita dapat berada di dua tempat pada saat yang sama ? Dalam sejarah, ada banyak catatan mengenai orang-orang yang mengaku berjumpa dengan bayangan dirinya sendiri. Fenomena ini sering disebut dengan istilah doppelganger. Doppelganger berasal dari kata Jerman yang berarti "Double Walker". Istilah ini digunakan untuk merujuk kepada bayangan diri yang dipercaya menyertai setiap manusia di bumi ini. Fenomena ini berbeda dengan penampakan hantu. Jika penampakan hantu berarti seseorang melihat citra orang yang telah meninggal, maka fenomena doppelganger berarti melihat bayangan seseorang yang masih hidup. Dalam banyak kasus, Doppelganger dipercaya sebagai tanda-tanda kematian. Konon Ratu Elizabeth I berjumpa dengan bayangan dirinya sendiri sebelum meninggal. Entah kapan fenomena ini pertama kali muncul. Namun pada tahun 1691, ditemukan catatan mengenai Doppelganger yang ditulis oleh Robert Kirk yang menulis bahwa fenomena ini t...

9 Hal Memalukan Yang Gak Ingin Terulang Lagi Seumur Hidupmu

Setiap orang pasti pernah melakukan hal yang memalukan. Termasuk gue, lo, dan dia. Gue udah ngerangkum 9 hal memalukan yang pernah orang-orang lakukan. Dan yang pastinya lo gak mau ini terulang lagi. Yuk di lihat ke bawah! 1. Ngelucu Tapi Gak Lucu Saat lo cerita panjang lebar, dan berusaha untuk menyuguhkan suatu lelucon pada teman-teman lo, ternyata lelucon lo itu... GARING! Pasti pernah kan? Duh, berharap banget deh ini gak terulang lagi!