orang tahunya, saya ini pelupa.
kunci motor yang baru 2 menit lalu saya pegang,
saya lupa taruh di mana.
saya juga lupa apa yang saya bicarakan
semenit yang lalu.
melupakan sesuatu kadang bisa menjadi
hal buruk sekaligus hal baik bagi saya.
buruknya, saya merepotkan.
baiknya, saya tidak pendendam.
saya mudah melupakan kesalahanmu dua hari lalu.
ketika kamu tidak sengaja melakukan apa yang tidak kusuka
dan tidak meminta maaf,
saya mudah melupakan masalah kita kemarin.
ketika kita saling adu mulut mengenai siapa yang bersalah.
lalu berakhir dengan aku yang memanjakanmu.
juga, saya bisa melupakan kata-kata kasarmu pagi ini.
ketika kamu mengutarakan bahwa kamu jijik melihat saya.
dengan tidak bercanda.
kurasa tidak ada satu wanita pun yang suka ketika usahanya untuk tampil cantik,
tak dihargai oleh pasangannya.
saya mudah melupakan apa yang membuat saya sakit hati malam tadi.
ketika kamu mendiamkan saya tanpa sebab.
tak memberi kabar namun kembali seolah-olah tidak terjadi apa-apa.
padahal saya takut setengah mati.
seringkali saya juga lupa,
bahwa saya hanya milikmu sementara di dunia ini.
sesungguhnya saya ini penasaran sendiri.
apakah jika berkaitan denganmu, lupa saya ini benar-benar terjadi
atau hanya sekedar pura-pura untuk menyenangkan diri sendiri?
kunci motor yang baru 2 menit lalu saya pegang,
saya lupa taruh di mana.
saya juga lupa apa yang saya bicarakan
semenit yang lalu.
melupakan sesuatu kadang bisa menjadi
hal buruk sekaligus hal baik bagi saya.
buruknya, saya merepotkan.
baiknya, saya tidak pendendam.
saya mudah melupakan kesalahanmu dua hari lalu.
ketika kamu tidak sengaja melakukan apa yang tidak kusuka
dan tidak meminta maaf,
saya mudah melupakan masalah kita kemarin.
ketika kita saling adu mulut mengenai siapa yang bersalah.
lalu berakhir dengan aku yang memanjakanmu.
juga, saya bisa melupakan kata-kata kasarmu pagi ini.
ketika kamu mengutarakan bahwa kamu jijik melihat saya.
dengan tidak bercanda.
kurasa tidak ada satu wanita pun yang suka ketika usahanya untuk tampil cantik,
tak dihargai oleh pasangannya.
saya mudah melupakan apa yang membuat saya sakit hati malam tadi.
ketika kamu mendiamkan saya tanpa sebab.
tak memberi kabar namun kembali seolah-olah tidak terjadi apa-apa.
padahal saya takut setengah mati.
seringkali saya juga lupa,
bahwa saya hanya milikmu sementara di dunia ini.
sesungguhnya saya ini penasaran sendiri.
apakah jika berkaitan denganmu, lupa saya ini benar-benar terjadi
atau hanya sekedar pura-pura untuk menyenangkan diri sendiri?
/it's getting harder everyday, babe/

Komentar
Posting Komentar
terima kasih sudah berkomentar untuk mengembangkan blog ini menjadi lebih baik. let's be mutual! :)