Aku tahu rasa itu datang,
Saat mata kita beradu
Aku tahu aku mulai menyukaimu
Saat ada getaran yang menyusuri
hatiku
Getaran yang tak bisa ku jelaskan
secara logis
Seharusnya kau sudah tahu apa yang
kurasakan
Tapi sepertinya kau tak mau tahu
Aku sudah menunjukkannya lewat
tatapan mata ini,
Masihkah kau tak menyadarinya ?
Seulas senyum di bibir ini, tidakkah
kau mampu mengartikannya sendiri ?
Perlahan kau pun mulai
meninggalkanku...
Kau pergi sebelum kau benar-benar
mengetahui apa yang ku rasakan
Kau! Lelaki bermata bulat dan
senyuman manis itu...
Aku sudah menetapkan pilihanku,
Aku akan meninggalkan perasaan
itu...
Hingga tak ada yang tersisa lagi
untukmu
Lalu aku dengan si dia, dan kau
dengan yang lain
Tapi senyum itu, senyum yang selalu
ada untukku,
Tak pernah berubah...
Senyum itu masih ada saat kita
berjumpa.. Meski senyum itu tak sepenuhnya untukku...
Aku sudah berpisah dengan si dia,
dan kau masih mempertahankan hubungan dengan yang lain itu
Baru kau tahu tentang status
diriku,
Kau juga melepas hubunganmu dengan
yang lain..
Entah apa yang kau pikirkan...
Pikiranku sudah tak sejalan lagi denganmu...
Kau tahu, teman yang tak begitu
dekat denganku begitu tergila-gila padamu...
Tidak ditanya pun, kau pasti tahu...
Tapi kenapa?
Kenapa kau selalu mengabaikannya?
Temanku malah memarahiku , karena
kau dikira menyukaiku..
Sangat lucu , bukan?
Mantanku juga pernah cemburu
setengah mati karena aku terlalu dekat denganmu....
Tapi rasanya itu mustahil!
Aku selalu berpikir seperti itu.
Aku sudah tak mengharapkanmu lagi..
Tapi kenapa kini kau malah datang?
Kau datang membawa perasaan yang
sama seperti perasaanku dulu padamu
Tapi itu DULU...
Mungkinkah rasa itu datang kembali ?
Setelah kutinggalkan semua itu
sampai tak ada yang tersisa
Akankah rasa itu datang kembali ?
Setelah kini kau hadir dengan tujuan
yang berbeda
Dapatkah aku menemukan dan
menyatukan perasaan itu, dan memberikan seutuhnya padamu?
Hanya untukmu , seperti dulu?
Aku ingin melihatmu bahagia...
Jika bahagia itu aku, apa mungkin
aku juga menemukan kembali bahagiaku yang sesempurna dulu?
Hidup ini merupakan penyatuan dari
masa lalu, kini, dan masa depan...
Bisakah masa lalu itu menambah
sesuatu yang berarti kini
dan menjadikan masa depan yang lebih
dari indah?
Waktu akan menuntunku untuk
menjawabnya.. :)
Komentar
Posting Komentar
terima kasih sudah berkomentar untuk mengembangkan blog ini menjadi lebih baik. let's be mutual! :)