Langsung ke konten utama

THIS IS WHY I LOVE SCHOOL


Hari Sabtu tanggal 12 kemarin, adalah hari persahabatan bagi gue dan sahabat sekaligus hari pertama masuk bagi sekolah gue. Bukan buat belajar, suer. Cuma ambil buku lks + pengumuman. Dan seperti biasanya status para pelajar labil mulai bermunculan.
Gue sebagai pelajar yang bermartabak, malah seneng masuk sekolah! Apalagi kalo nggak ada pelajaran! Masuk sekolah = sibuk = ketemu gebetan = ketemu temen. Rumusnya begindang :
Gue + sibuk = nggak ngantuk
Gue + ketemu gebetan + temen - mantan = bahagia

Sekarang, gue bakal menceritakan kejadian Sabtu kemarin yang keramat. Pertama gue dateng bareng Ima, temen gue. Trus ke kelas. Eh, di kelas nggak ada manusia. Tapi ada temennya gebetan. Yaudah, gue nongkrong deket mereka. Tiba-tiba gebetan dateng. Dia nggak liat gue. Gue pura-pura nggak liat dia.  Trus, kami disuruh ke aula atas. Cusss, sampai disana langsung disajikan bermacam-macam nasehat. Pak Wakasek memberi kami rentetan pengumuman. Mulai dari masuk, pulang, sampai kenakalan remaja yang dipengaruhi oleh hormon progesteron dan testoteron.
Kemudian diganti dengan guru waka kurikulum. Beliau ngajak kami merenung, kalau sekarang kami kelas 9, kami bakal bla bla bla. Setelah merenung, beliau ingin menunjuk beberapa orang untuk menceritakan apa yang direnungkan. Karena disekitar gue berisik, gue jadi nggak terlalu denger. Sampai si guru tanya, "mana nih, kelas unggulan?" Gue pun refleks angkat tangan. "Nah itu dia! Ayo berdiri!" tunjuk beliau layaknya nemuin siluman kura-kura ninja. Gue bengong. Gue berdiri aja. Temen-temen gue ketawa. Gue masih nggak ngerti. Si guru nyuruh gue maju. Gue maju. Tapi gue masih nggak ngerti.
"Coba ceritakan ke temanmu, apa yang kamu renungkan," kata si guru. Oh sial!
Gue berdiri di depan 478 murid yang memandang gue, seakan-akan kalo gue nggak ngomong, gue bakal dibakar hidup-hidup saat itu juga. Yang lebih parah, posisi gebetan ada di depan gue!
"Saya cuma mikirin ujian, Pak..." kata gue di depan mic dengan tampang memelas.
"Bilang gini 'sekarang posisi saya kelas sembilan, saya akan bla bla bla'. Gitu."
"Oh, oke.." sambil natap gebetan yang juga liatin gue, gue mulai narik napas, dan ngomong. "Posisi saya sekarang kelas sembilan. Jadi saya harus banyak belajar, nggak akan main-main lagi, dan... Nggak nge-gosip lagi." Kata-kata  terakhir gue membuat beberapa orang ketawa. Gebetan malah tertunduk, antara nahan tawa atau ngupil diem-diem.
Akhirnya, gue dipersilahkan duduk. Hari itu, gue melewatinya dengan persaan yang campur aduk. Seneng, karena gue bisa hadep-hadepan sama gebetan + ketemu temen. Malu, karena gue malu-maluin di aula atas tadi. Gundah, kira-kira gue dapet beasiswa nggak ya?
Dapet beasiswa adalah salah satu alasaan gue sekolah. Alasan lainnya, karena gue pengin nyari ilmu, nyari temen, nyari duit, dan  bikin uang ortu nggak sia-sia.

Gue suka sekolah. Banget. Ada hal yang ngga gue dapetin di mana pun, selain sekolah, yaitu jamban sekolah.
Meskipun sekolah gue pake cctv, dan aturan yang nggak sedikit, tapi sekolah gue disiplin.
Meskipun sekolah juga melarang bawa hape, gue tetep hepi tanpa hape.
Meskipun sekolah gue banyak guru killer, tapi gue ngiler karena di depan sekolah banyak yang jual makanan enak.
Sekolah punya banyak cara untuk buat muridnya hepi. Tapi nggak banyak murid yang ngerti itu. Padahal, hepi itu bukan sekolah yang buat. Bukan orang lain yang buat. Tapi kita. Kalo dari awal udah mikir, sekolah itu bosen, gurunya killer, banyak peraturan, temen kelas jelek semua, makanan nggak ada yang enak, pelajaran susah, YA KAPAN HEPINYA?
Banyak orang masih pengin sekolah, tapi nggak punya uang. Ini yang udah sekolah bagus-bagus, malah bisanya cuma ngeluh. Kadang, kita harus menerima apa yang kita punya, meskipun nggak suka.

Pokoknya so many reason to love my school ! Hehe.

Siska Olie

Komentar

  1. Intinya kita harus bisa menikmati apa yang sudah ada, dan tidak ngeluh terhadap apa yang ada :)

    BalasHapus
  2. alasan yang paling bener kenapa suka sekolah sih karena ketemu temen :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makanya, gue sering kasihan banget liat ada orang yang gak punya temen. Bahkan yang diabaikan sama temennya sendiri..

      Hapus
  3. Aku bingung deh ama kamu. Pasti di setiap postingan kamu, pasti ada orang yang komen. Meskipun cuma satu. Beda ama postingan di blog ku. Kadang-kadang ada, kadang-kadang juga gak ada. Tapi bodo amat lah, syukuri aja deh. :*

    azizkerenbanget.blogspot.com

    BalasHapus

Posting Komentar

terima kasih sudah berkomentar untuk mengembangkan blog ini menjadi lebih baik. let's be mutual! :)

Postingan Favorit

Maret, Bulan Penuh Ujian

Selamat tanggal satu bulan ketiga, semuanya! Selamat ulang tahun bagi penyandang zodiak pisces dan aries! Hm. Kalo blogger yang lain memulai postingan pertama 2015 di bulan januari lalu, berbeda dengan gue, yang melahirkan postingan pertama di tahun kambing pada hari ini. Bukannya tanpa alasan hamba jadi jarang ngeblog. Namun apa mau dikata, hamba sedang diperbudak oleh soal-soal yang memang tak pernah berperikemanusiaan ini. Huv. Bentar lagi gue mau UN, jadi ya mau nggak mau harus berjuang biar rok biru ini bisa diganti dengan rok abu-abu!

Fenomena Doppelganger - Kembaran yang Misterius

  Apakah kita memiliki kembaran di dunia ini ? Apakah kita dapat berada di dua tempat pada saat yang sama ? Dalam sejarah, ada banyak catatan mengenai orang-orang yang mengaku berjumpa dengan bayangan dirinya sendiri. Fenomena ini sering disebut dengan istilah doppelganger. Doppelganger berasal dari kata Jerman yang berarti "Double Walker". Istilah ini digunakan untuk merujuk kepada bayangan diri yang dipercaya menyertai setiap manusia di bumi ini. Fenomena ini berbeda dengan penampakan hantu. Jika penampakan hantu berarti seseorang melihat citra orang yang telah meninggal, maka fenomena doppelganger berarti melihat bayangan seseorang yang masih hidup. Dalam banyak kasus, Doppelganger dipercaya sebagai tanda-tanda kematian. Konon Ratu Elizabeth I berjumpa dengan bayangan dirinya sendiri sebelum meninggal. Entah kapan fenomena ini pertama kali muncul. Namun pada tahun 1691, ditemukan catatan mengenai Doppelganger yang ditulis oleh Robert Kirk yang menulis bahwa fenomena ini t...

9 Hal Memalukan Yang Gak Ingin Terulang Lagi Seumur Hidupmu

Setiap orang pasti pernah melakukan hal yang memalukan. Termasuk gue, lo, dan dia. Gue udah ngerangkum 9 hal memalukan yang pernah orang-orang lakukan. Dan yang pastinya lo gak mau ini terulang lagi. Yuk di lihat ke bawah! 1. Ngelucu Tapi Gak Lucu Saat lo cerita panjang lebar, dan berusaha untuk menyuguhkan suatu lelucon pada teman-teman lo, ternyata lelucon lo itu... GARING! Pasti pernah kan? Duh, berharap banget deh ini gak terulang lagi!