Langsung ke konten utama

Pembelajaran Dari Nyamuk

Pernah berpikir gini nggak, "kenapa di dunia ini harus ada nyamuk?"
Pernah? Masa nggak pernah sih? Ya udah, coba pikirin sekarang. Padahal nyamuk nggak berguna. Dia nggak bajak sawah, dia juga bukan biro jodoh. Tapi kenapa dia ada?
Dia datang malam ini dengan suara "ngiiiiingg"-nya yang membuat tangan gue geregetan buat nepokin. Dia dengan kegesitan yang tak ada duanya, membuat mata gue menjadi was-was. Dengan segala keteguhan hati, gue pun mendekati salah seekor dari ratusan nyamuk yang ada. Dan PLAK! Sial, nggak kena!
Hari ini gue menemukan jawaban dari pertanyaan di paragraf pertama. Nyamuk ada untuk menguji kesabaran kita.
Nyamuk hanya secuil masalah dari semua masalah yg kita hadapi. Mungkin karena itu, Tuhan menciptakan nyamuk dengan kemampuan berkembang biak 300 telur, sekali bertelur. Makanya nyamuk nggak pernah punah.
Sebenarnya, apa sih yang dipikirkan oleh nyamuk? Oke, kalau mereka menghisap darah untuk bertahan hidup. Tapi kan kasihan juga kalau yang dihisap itu darah jomblo. Mereka aja belum dapet jodoh, masa udah dapet ajal duluan? Harusnya nyamuk itu sebelum hisap darah, tanya dulu, "halo qaqa, kami sekumpulan nyamuk nih, mau nawarin jasa menghisap darah. Qaqa jomblo bukan?". Gitu.
Trus, kenapa tiap kita digigit nyamuk, harus ada bentol? Kan malu, kalo bentolnya di bibir. Bisa-bisa ada yang nyorakin, "Ciyee, yang habis ciuman sama nyamuk. Hati-hati hamil loh!". Kzl. Zbl. Hft. Nyamuk itu sebenarnya pemberi harapan palsu. Dia seneng banget datang dan pergi begitu saja. Saat kita mau nyamperin, eh dia malah kabur. Emangnya hubungan itu kayak lomba tarik tambang, yang bisa di tarik-ulur? Makanya gaiz, jangan mau pacaran sama nyamuk!

Serasa tidak puas dengan kemampuan tangan nepokin nyamuk, akhirnya gue sering memakai senjata ini:
asli punya gue
Memang nggak sehebat raket listrik. Tapi gue tetep bangga dengan senjata ini. Kesabaran gue benar-benar teruji. Jasad para nyamuk pun bertebaran dalam 24 kali gencatan senjata. Dengan hati bangga, gue mengumpulkan mereka dan mengajak mereka selfie:

Dari nyamuk, kita belajar kebersihan. Masih ingat pelajaran 3M sewaktu SD? Kita nggak akan pernah mengenal istilah itu tanpa adanya nyamuk. Ya, kalau nggak mau ada nyamuk, ya hidup bersih!
Dari nyamuk, kita dapat melatih ketangkasan dan kegigihan dalam menangkapnya. Oya, satu lagi, kesabaran! Nunggu gebetan putus dari pacarnya aja sabar. Masa nepokin nyamuk nggak sabar? Malu!
Dari nyamuk, kita banyak belajar, kalau ada kesempatan jangan disia-siain. Jangan juga terlalu agresif, nanti si doi malah kabur duluan. Kita perlu momen yang tepat untuk mendapatkan doi.
Dari nyamuk, kita belajar untuk peka terhadap kode-kode yang diberikan oleh seseorang. Nyamuk di sini adalah sebagai pemberi kode. Kalo ada nyamuk, jangan diem aja. Padahal dia sudah seliweran diman-mana. Langsung samperin aja, dan tanya maksud kedatangannya. Oke?
Di sisi lain, gue kagum dengan para ibu nyamuk yang mampu melahirkan 300 anak kembar sekaligus. *ngelap ingus*. Dia sembarang mencari tempat untuk melahirkan mereka. Lalu, sama seperti perasaan ngeden, mereka pun keluar dengan bebas. Standing applause untuk mereka!

Buat para nyamuk, maafkan gue yang udah mempublikasikan hubungan kita di sini. Gue kecewa sama kalian, yang sering ganggu gue. Padahal gue udah jelasin, kalau kita nggak punya hubungan apa-apa lagi. Bhay!

btw, konsistensi mereka dalam dunia penerbangan harus diacungi jempol. Selama ini gue belum pernah sekali pun lihat, ada nyamuk yang ngesot!

 Siska Olie

Komentar

  1. Dan Jawaban yang kedua adalah. Kasian perusahaan autan, nanti bangkrut. Kalo seandainya nyamuk gak ada :V. Yegak Say ?

    azizkerenbanget.blogspot.com

    BalasHapus
  2. kasihan tu nyamuknya, jangan di tepokin :v

    BalasHapus
  3. Cukup banyak sih pembelajaran dari makhluk hidup yang menurut kita sangat amat merugikan itu.

    Hm... Mari belajar.

    BalasHapus
  4. klo boleh saran pake raket nyamuk, lebih berasa sensasinya. ada suara kritik2 gitu udah gitu :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf nih baru dibales:3
      Iya emang lebih seru pake raket listrik, tapi dulu gue pernah kesetrum sendiri gitu, jd gak prnh make lagi :D

      Hapus
  5. Sebenarnya, nyamuk juga adalah penjaga rantai makanan. Coba bayangin, kalau gak ada nyamuk, kan gak ada katak, cecak, bunglon, dan lain-lain. Kalau gak ada mereka, kan hewan pemakan mereka juga jadi gak ada, dst.

    Oia, Sis, kenapa kamu gak berhubungan dengan nyamuk Aedes aegypti atau Anopheles aja? Mereka itu lebih seru kalo di ajak main bareng lho! Lebih mantap!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berhubungab sama kamu aja susah, Ling. Gmn sama nyamuk?):

      :v

      Hapus
  6. Asikk, makasih yaa:) makin sering sering mampir ke sini:)

    BalasHapus

Posting Komentar

terima kasih sudah berkomentar untuk mengembangkan blog ini menjadi lebih baik. let's be mutual! :)

Postingan Favorit

Maret, Bulan Penuh Ujian

Selamat tanggal satu bulan ketiga, semuanya! Selamat ulang tahun bagi penyandang zodiak pisces dan aries! Hm. Kalo blogger yang lain memulai postingan pertama 2015 di bulan januari lalu, berbeda dengan gue, yang melahirkan postingan pertama di tahun kambing pada hari ini. Bukannya tanpa alasan hamba jadi jarang ngeblog. Namun apa mau dikata, hamba sedang diperbudak oleh soal-soal yang memang tak pernah berperikemanusiaan ini. Huv. Bentar lagi gue mau UN, jadi ya mau nggak mau harus berjuang biar rok biru ini bisa diganti dengan rok abu-abu!

Fenomena Doppelganger - Kembaran yang Misterius

  Apakah kita memiliki kembaran di dunia ini ? Apakah kita dapat berada di dua tempat pada saat yang sama ? Dalam sejarah, ada banyak catatan mengenai orang-orang yang mengaku berjumpa dengan bayangan dirinya sendiri. Fenomena ini sering disebut dengan istilah doppelganger. Doppelganger berasal dari kata Jerman yang berarti "Double Walker". Istilah ini digunakan untuk merujuk kepada bayangan diri yang dipercaya menyertai setiap manusia di bumi ini. Fenomena ini berbeda dengan penampakan hantu. Jika penampakan hantu berarti seseorang melihat citra orang yang telah meninggal, maka fenomena doppelganger berarti melihat bayangan seseorang yang masih hidup. Dalam banyak kasus, Doppelganger dipercaya sebagai tanda-tanda kematian. Konon Ratu Elizabeth I berjumpa dengan bayangan dirinya sendiri sebelum meninggal. Entah kapan fenomena ini pertama kali muncul. Namun pada tahun 1691, ditemukan catatan mengenai Doppelganger yang ditulis oleh Robert Kirk yang menulis bahwa fenomena ini t...

9 Hal Memalukan Yang Gak Ingin Terulang Lagi Seumur Hidupmu

Setiap orang pasti pernah melakukan hal yang memalukan. Termasuk gue, lo, dan dia. Gue udah ngerangkum 9 hal memalukan yang pernah orang-orang lakukan. Dan yang pastinya lo gak mau ini terulang lagi. Yuk di lihat ke bawah! 1. Ngelucu Tapi Gak Lucu Saat lo cerita panjang lebar, dan berusaha untuk menyuguhkan suatu lelucon pada teman-teman lo, ternyata lelucon lo itu... GARING! Pasti pernah kan? Duh, berharap banget deh ini gak terulang lagi!