Tipe idaman saya, yang penting bisa diajak komunikasi.
Karena saya nggak bisa memungkiri bahwa komunikasi adalah hal terpenting dalam segala jenis relasi.
Dan idaman yang saya maksud adalah teman hidup. Entah laki-laki, entah perempuan.
Jika dia tidak suka, dia bisa bilang. Namun tetap mengarahkan saya kepada hal yang benar.
Saya harap ada seseorang yang benar-benar memaklumi saya.
Saat saya lelah, saya nggak butuh temu. Saya cuma butuh teman cerita.
Tenang, saya bukan tipe orang yang kalau pergi harus ke tempat mewah. Cukup pergi ke tempat yang hanya kita yang tahu dan membicarakan segala hal di dunia ini.
Dunia ini sangat luas. Banyak hal yang bisa dibahas. Entah itu bentuk revolusi manusia di tahun 2070, atau hanya berkutat dengan telur mata sapi yang lebih enak digoreng dengan mentega atau minyak goreng.
Sesederhana itu hal yang bisa buat saya bahagia.
Tidak perlu menjanjikan hal-hal besar. Karena, saya orangnya mudah percaya. Meskipun suatu saat yang menjanjikan sesuatu itu pergi, saya tidak akan menagih, tapi saya tetap percaya kemustahilan akan janji itu akan terwujud.
Saya sederhana, tapi rumit saat diberi perasaan.
Saya harap suatu saat nanti bisa bertemu seseorang dengan segala permaklumannya tentang saya.
Di mana ia tetap tinggal saat melihat buruknya saya. Saya yang suka makan berantakan atau suka berbicara saat makan.
Di mana ia bisa menerima saya si pencerita handal yang kadang tak tahu situasi kondisi dan masih betah membonceng saya karena ya, saya akan tetap bercerita dengan keras.
Di mana saya ini sangat pelupa dan ceroboh. Dua hal ini mungkin membutuhkan permakluman yang sangat luar biasa. Tapi saya harap, jangan diatasi dengan emosi.
Saya adalah orang yang akhir-akhir ini bisa dikatakan baper, saat menerima ucapan-ucapan sederhana, seperti "kalau ada apa-apa bilang aja sama aku" atau "aku kuliahnya nunggu kamu udah lulus. Biar barengan." Padahal itu hanya kalimat biasa yang mudah saja terlontar dari mulut siapa pun.
Mungkin karena kalimat-kalimat manis lainnya mungkin sudah sangat jarang saya terima, maka saya takut jika saya diberikan kata-kata penyedap lainnya.
Sudah saya bilang, saya ini sederhana tapi rumit saat diberi perasaan.

Komentar
Posting Komentar
terima kasih sudah berkomentar untuk mengembangkan blog ini menjadi lebih baik. let's be mutual! :)