Rasa suka datang tanpa kita sadari.
Rasa suka datang semaunya, dimana saja, kapan saja, dalam kondisi apapun.
Kadang rasa suka datang di saat yang tidak tepat. Sampai rasa itu berubah menjadi lebih besar dari sebelumnya.
Sayang. Tanpa terasa, berubah menjadi rasa sayang. Orang-orang mengatakan "Aku sayang kamu" dengan kamuflase kalimat yang berbeda-beda. Contohnya:
"Morning ya..."
"Kamu mau pergi? Hati-hati di jalan ya.."
"Aku pinjemin PR-ku ya? Aku udah selesai kok.."
"Kamu cantik.."
"Apa kabar kamu hari ini?"
"Mau nonton film gak?"
"Kamu laper? Makan yuk.. Kebetulan aku juga laper.."
"Jalan-jalan yuk.. Aku bosen nih.."
"Kamu sakit? Aku ke rumahmu ya? Mau dibawain apa?"
"Good night ya.. Have a nice dream :)"
Kamu tidak perlu mendengar kalimat "Aku sayang kamu" untuk mengetahui seseorang benar-benar memiliki rasa itu. Sebenarnya, orang lebih sering berbicara dari hati, tapi kamu jarang berpikir jauh kesana. Kamu terlalu sibuk dengan duniamu. Sampai kamu tak menyadari ada seseorang di sekitarmu yang sedang sibuk mengagumimu.
Kamu harus peka dengan keadaan. Jangan mau kalah dengan tanaman putri malu. Dia aja peka, masa' kamu enggak?
Ini buat kamu. Iya. Kamu, yang gak pernah peka.
Rasa suka benar-benar bisa membuat orang menjadi kecanduan. Bahkan, aku lebih memilih menyukaimu daripada mengonsumsi narkoba.
Oke, aku sudah benar-benar kecanduan.
Rasa suka datang semaunya, dimana saja, kapan saja, dalam kondisi apapun.
Kadang rasa suka datang di saat yang tidak tepat. Sampai rasa itu berubah menjadi lebih besar dari sebelumnya.
Sayang. Tanpa terasa, berubah menjadi rasa sayang. Orang-orang mengatakan "Aku sayang kamu" dengan kamuflase kalimat yang berbeda-beda. Contohnya:
"Morning ya..."
"Kamu mau pergi? Hati-hati di jalan ya.."
"Aku pinjemin PR-ku ya? Aku udah selesai kok.."
"Kamu cantik.."
"Apa kabar kamu hari ini?"
"Mau nonton film gak?"
"Kamu laper? Makan yuk.. Kebetulan aku juga laper.."
"Jalan-jalan yuk.. Aku bosen nih.."
"Kamu sakit? Aku ke rumahmu ya? Mau dibawain apa?"
"Good night ya.. Have a nice dream :)"
Kamu tidak perlu mendengar kalimat "Aku sayang kamu" untuk mengetahui seseorang benar-benar memiliki rasa itu. Sebenarnya, orang lebih sering berbicara dari hati, tapi kamu jarang berpikir jauh kesana. Kamu terlalu sibuk dengan duniamu. Sampai kamu tak menyadari ada seseorang di sekitarmu yang sedang sibuk mengagumimu.
Kamu harus peka dengan keadaan. Jangan mau kalah dengan tanaman putri malu. Dia aja peka, masa' kamu enggak?
Ini buat kamu. Iya. Kamu, yang gak pernah peka.
Rasa suka benar-benar bisa membuat orang menjadi kecanduan. Bahkan, aku lebih memilih menyukaimu daripada mengonsumsi narkoba.
Oke, aku sudah benar-benar kecanduan.

Terkadang rasa suka berlebihan hanya akan menimbulkan luka yang dalam~~
BalasHapusSetidaknya sudah tau bagaimana rasanya menyukai seseorang :/
Hapusintinya harus peka ya!. semoga si dia lg baca dan mendadak peka. hehe
BalasHapusingat Film Refrain pernah bilang: "Terkadang, kita harus menunggu lama untuk orang yang kita sayang".
salam kenal, salam blogger:)
Hehe:) salam kenal juga:)
Hapusfollback blog aku dong bloggustian.blogspot.com :)
HapusOke, followed ya:)
Hapus"Rasa suka yang timbul tidak diwaktu yang tepat" ini kata-kata waduh...
BalasHapusBerat berat. Tapi memang sering begitu.
BalasHapusSalam kenal.
kan kalo ngajak orang jalan-jalan itu brarti kita sayang sama orang itu. Nah, kalo orng yg kita ajak jalan-jalan itu nggk mau gimana dong? #sokngenes
BalasHapus