Langsung ke konten utama

Jatuh Cinta


Judul postingan kali ini simple, cuma 2 kata, bisa diucapkan dalam 2 detik, tapi memiliki banyak arti. Asli, gue gak tau pasti asal-muasal istilah 'Jatuh Cinta'. Yang mempopulerkan juga gue gak tau. Beneran! Mungkin dulu ada kisah begindang:

Ada seorang gadis bernama Cinta, yang sedang jalan-jalan di sepanjang jalan. Tiba-tiba dia terperosok ke dalam sebuah jurang. Bagaimana bisa ada jurang di tengah jalan? Kemudian, saat dia di dalam jurang, dia bertemu dengan seorang laki-laki bernama Jatuh #Ciee!. Kenapa namanya Jatuh? Karena sewaktu dia masih sekecil upil, dia sudah jatuh ke dalam jurang tersebut. Dia bertahan hidung hidup hanya dengan bertapa. Apakah dia Ang yang selama ini kita cari? Atau, jangan-jangan dia siluman ubur-ubur? Entahlah. Singkat cerita, Jatuh dan Cinta saling bercinta. Mereka berpelukan... saling menatap.. memiringkan kepala.. menyentuh pipi... ah udah, nggak usah diterusin.
Mungkin itu kisah dibalik istilah 'jatuh cinta'. Jangan dipercaya. Namanya juga baru mungkin.

Mengapa orang bisa jatuh cinta? 

Mengapa? Mengapa tidak dijawab pertanyaan saya? Ah.
Saat jatuh cinta dengan lawan jenis, mungkin hati berdegup lebih cepat dari biasanya, sehingga tak bisa terkendali. Beda cerita, kalo dengan sesama jenis.
Saat bertemu dengannya, kaki gemetaran, tangan basah, mata nggak bisa berkedip, dan hidung kembang kempis.
Saat jatuh cinta, tidur tak nyenyak, makan tak enak, mandi pun tak basah.
Saat jatuh cinta, pikiran berasa jadi taman bermain. Dimana si dia berlari-lari mengitari pikiran kita. KITA?
Saat jatuh cinta, rasa kangen berbanding lurus dengan rasa memiliki dan pengin ketemu terus.
Saat bertemu untuk yang kedua kalinya, malah jadi salah tingkah. Bibir berasa panuan mendadak. Susah menyapa. Atau, gengsi? Akhirnya hanya berlalu, dan pura-pura tak melihat.
Saat jatuh cinta, populasi orang konyol bertambah. Melakukan segala cara hanya untuk melihat si dia. Konyol? Ini baru titik awal perjuangan.
Akhir dari perjuangan orang yang jatuh cinta? Mengungkapkan. Simple, tapi terlalu takut. Atau gengsi?
Orang yang jatuh cinta dan tak ingin mengakhiri perjuangannya, tidak lagi hanya disebut sedang jatuh cinta. Ada kata 'diam-diam' dibelakangnya.
Saat jatuh cinta diam-diam, resiko semakin berat. Mulai dari berkamuflase dengan pernyataan, "cuma temen, kok!", mengendalikan perasaan, hanya bisa menatap dari jauh, sampai harus melihat si dia gandeng pacar barunya.

Darimana datangnya cinta? 

Ada yang bilang, cinta itu dari mata turun ke hati. Mulai dari awalnya cuma lihat sekilas, trus terbesit di pikiran, "cakep juga, nih orang!". Lalu karena rasa ingin tau yang membelenggu, akhirnya selalu mencuri-curi kesempatan untuk bisa melihat si dia. Dan bermuara  di hati, lalu disebut cinta. Itu namanya jatuh cinta pada pandangan pertama.
Ada yang bilang dari mulut. Mulut = percakapan. Jangan mikir aneh-aneh dulu dong. Yang awalnya cuma nanya, "Kamu kelas berapa?" , jadi cinta karena pita suaranya yang nonjol pas ngomong. Itu namanya jatuh cinta pada percakapan pertama.
Ada juga yang bilang dari tangan. Entah itu gak sengaja pegangan tangan pas mau ambil upil yang jatuh atau pukulan tangan ke wajah, saat tau si dia mau gigit leher lo. (lah? Vampir dong?)
Jadi darimana? Yang tau, plis, kasi tau gue!

Akhir dari jatuh cinta?

Ada orang yang mengalami jatuh cinta untuk kedua kalinya. Dan salah satunya itu gue. Labil memang. Tapi itu ada. Bahkan, gue jatuh cinta sama doi tiap ketemu. Jadi kalo kita tiap hari ketemu, dalam setahun, gue jatuh cinta sebanyak 365 1/4 kali.
Yang namanya "jatuh" pasti sakit. Sama seperti jatuh cinta. Tapi jika kita jatuh di tempat yang tepat, tidak akan sakit.
Sudahkah kamu jatuh di tempat yang tepat?

Siska Olie

Komentar

  1. Jadi inget pantun gini:
    Dari mana datangnya lintah, dari sawah turun ke kali
    Dari mana datangnya cinta, dari mata turun ke hati

    Hehe
    Keep blogging :)

    BalasHapus
  2. nicepost bgt. Jatuh Cinta :)) http://www.salaminzaghi.com/2014/07/derita-algojo-penalti.html

    BalasHapus
  3. Iya. Sama kaya aku, ngeliat kamu.
    Jatuh Cinta :*

    azizkerenbanget.blogspot.com

    BalasHapus
  4. Bagusnya sih jatuh tertimpa cinta kali ya kalau ada. #ngarep. :p

    BalasHapus
  5. Kyaaaaa~ Sapa juga yang mau pegangan tangan sambil ngambil upil yg jatuh? Mau di sengaja atau nggak gua mah ogah! #DramaBanget

    BalasHapus
  6. Sudah (mungkin) XD *abaikan

    BalasHapus
  7. Jatuh cinta itu kaya lagunya once yg judulny aku mau. mau banget....

    BalasHapus

Posting Komentar

terima kasih sudah berkomentar untuk mengembangkan blog ini menjadi lebih baik. let's be mutual! :)

Postingan Favorit

Setelah Mendongeng Pkn-_- (Part 2)

Gue minta duit maaf, soalnya gue gak nge-post pas di hari senin postingan kemarin-__- Setelah postingan yang terakhir itu, besoknya emang presentasi. Tapi ada urutan tersendirinya. Kelompok gue dapet urutan ke-empat. Lumayanlah. Karena, saat itu, banyaaaakkk banget kejadian yang gak terduga.  1. Dayu gak bawa laptop. Padahal di laptopnya dia, ada lagu latar yang udah kita siapin. Alhasil semua anggota marah sama dia. Untungnya, dia bawa flashdisk :) 2. Ternyata oh ternyata, flashdisk-nya Mamih Dayu ini kena virus! Jadi mau flashdisk ini dimasukin ke laptop manapun, hasilnya  tetep NIHIL. 3. Salah satu wayang kita HILANG. Gue cukup pasrah dengan kejadian flashdisk itu. Mungkin kelompok kita ditakdirkan untuk tidak memakai suara latar. Gue pun itung lagi semua wayangnya. Ternyata oh ternyata lagi, wayang kita menghilang satu. Dan itu adalah wayang si Pak Radjiman Wedyodiningrat.

Aku Akan Di Belakangmu Meski Tak Selamanya~

 Mataku terbelalak kaget dengan perasaan senang mendapati selebaran daftar lomba bahasa indonesia yang terpajang di mading sekolah. Keren ! Coba kalau aku bisa ikut..  "Mau ikut? Ikut aja kali, Fir. Kalau kusaranin nih yaa.. Mending ikut lomba baca puisi aja. Kamu kan bagus kalo baca puisi, siapa tau bisa menang..," saran Rima yang ada di sampingku.   "Emang kamu ikut?" hmm... Pertanyaan yang aku sudah tau jawabannya.  " Ikutlah... Tapi, aku pinjem puisimu ya... Nanti aku bacain pengarangnya deh.. Karya : Fira Putria... Hahahah..." aku tertawa mendengar cara bicaranya.  "Aku ikut kalau Vino ikut.." kataku akhirnya. Vino, orang yang sudah mengambil separuh hatiku selama 3 bulan.  "Yaah... Terserah deh... Kalau di pikir-pikir, emang dia bisa apa?" tanya Mira dengan nada merendahkan, lalu pergi ke kelas. 

Menjadi Sahabat yang Baik

Jadi apa yang muncul di pikiran lo saat mendengar kata 'sahabat' ?  Orang yang paling paling paliiingg deket sama lo?  Orang yang lebih dari sekedar teman? Atau, orang yang kalau dia pergi, lo berasa kehilangan salah satu organ terpenting lo? '-' Gue akan berhenti menerka-nerka. Karena gue tahu, pandangan tiap orang itu beda-beda. Jadi definisikan itu sendiri :3 Kalo menurut gue, sahabat itu: temen yang lebih dari sekedar temen biasa, berawal dari gak kenal > kenal > saling curhat > ejek-ejekan > saling lempar-lemparan upil :3 Eitts, tapi, apa menurut lo, orang yang lo anggap sahabat, juga menganggap lo sahabat? Oke, gue ganti pertanyaan. Apakah lo merasa, lo udah menjadi yang terbaik baginya? Manusia itu gak ada yang sempurna, gak perlu jadi sempurna untuk orang lain. Lo cuma perlu jadi yang terbaik sebisa lo. Jadi, bagaimana cara menjadi sahabat yang terbaik baginya?