Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

Dari Aku Untuk Aku di Masa Depan

Teruntuk kamu yang selalu keras kepala, Lima tahun atau bahkan sepuluh tahun lagi, mungkin kamu udah nggak tinggal di rumah ini. Bisa jadi, kamu merantau ke negeri orang. Baik untuk menuntut ilmu yang lebih tinggi atau mencoba peruntungan karir di sana. Dan segala kemungkinan takdir yang akan datang kepadamu nantinya. Ada yang ingin kusampaikan dari aku yang sudah lama mengenalmu.

kamu nggak bakal bisa jadi diri sendiri

Kamu nggak bakal bisa. Nggak bisa. Apalagi kalau masih punya teman    dan pacar, mungkin?

modal baik bisa jadi sarjana?

Pertama, ini adalah ceritaku selama hampir tiga bulan menjalani bangku perkuliahan. Kedua, tulisan ini bukanlah sebuah kisah pilu nan menyedihkan. Ketiga, aku tidak lebay. Masa mau menuangkan isi hati selalu dikata berlebihan? Keempat, ya sudah, baca saja. Itu pun kalau berkenan. Aku tidak pintar dan berwawasan luas. Pun, tidak menarik.

Tumbuh.

    Semakin seseorang bertumbuh, maka semakin besar tanggung jawab yang ia pikul. Benar tidaknya, ternyata bisa saya rasakan sekarang.     Sore kemarin, seorang teman mengusulkan gagasannya bahwa ia ingin menulis dalam sebuah blog. Saya jadi teringat milik saya yang telah lahir sejak lima tahun lalu. Jika diibaratkan dengan sebuah rumah, mungkin blog ini sudah berdebu di setiap sudutnya. Banyak perabot yang mulai usang, tak berupa. Bahagianya, saya melihat tulisan-tulisan saya semakin berkembang tiap waktu.

lupa.

orang tahunya, saya ini pelupa. kunci motor yang baru 2 menit lalu saya pegang, saya lupa taruh di mana. saya juga lupa apa yang saya bicarakan semenit yang lalu.